Hunting Buku di Hari Rabu (ikut2an mas Nambrot bikin judul yang nge-rhyme)

Di forum diskusi EQ yang ada di buku wajah ada yang mengatakan bahwa budaya membaca di EQ harus ditingkatkan dengan menambah buku-buku populer di perpus EQ. Dan itu membuat saya mengelus dada. Hanya saja kali ini elusan dadanya bak gerhana matahari kemarin karena saya tujukan untuk diri saya sendiri. Jarang-jarang…

Diskusi itu cukup menohok dan membuat saya semakinsadar bahwa saya kurang membaca -bacaan bermutu. Tapi sebenarnya yang mendorong saya untuk berburu buku adalah kartu diskon 20% Dunkin Donuts untuk setiap hari Rabu yang diberikan mba’ Megchoenx (lebih tepatnya saya rampok sih). Jadi niatnya mau sok baca buku sambil makan donat, lumayan diskon 20% 1 biji donat jadi 4800 perak.

Pukul 11.00 langsung tancap gas menuju Gramedia. Sampai di sana saya langsung menuju bagian buku-buku impor bekas (oh, how very six-five-seven of me). Begitu melihat rak mata saya langsung tertuju pada sebuah buku kotor -lengkap dengan noda kopi- berjudul Wicked.

DSC02515

Hoki! Kebetulan review dari buku ini pernah saya baca di internet, dan kata orang-orang sih bagus. Ceritanya tentang Wicked Witch of the West yang ada di cerita Wizard of Oz (walaupun Wizard of Oz adalah salah satu classic masterpiece, dengan malu saya mengaku bahwa saya belum pernah melihat atau membaca ceritanya dalam bentuk apapun dengan lengkap). Dan kebetulan harganya juga cukup bersahabat, 50rb rupiah; walaupun termasuk murah, tapi tetap relatif lebih mahal dibandingkan yang 25rb-an.

Awal2nya saya sempat meragukan buku ini karena ada embel-embel Wizard of Oz nya; cerita tentang si gadis, singa, orang2an sawah, dan manusia kaleng. Saya mengira buku ini berisi cerita anak-anak. Tapi ternyata di chapter awal sudah ada rencana pembunuhan, perselingkuhan, dan sex. Mantap! Sayangnya entah kenapa saya kurang bisa memvisualisasikan. Mungkin karena ada asumsi everyone knows the WIzard of Oz jadinya pendeskripsian di buku ini tidak begitu detail?

Setelah itu turun ke Dunkin Donuts, dan niatan saya untuk membeli setengah lusin donat sirna karena mengelus dada lagi. Betapa miskinnya saya setelah backpacker trip kemarin. Padahal sudah diskon 20%. hik$…

Akhirnya hanya dapat ice chocolate dan donat isi durian satu biji seharga Rp 10.900

Setelah itu ke selatan sedikit mampir rumah mirota maen bareng teman, selesai main pergi ke Mas Kobis untuk beli makan, lalu pulang di sore hari dengan puas. Great day!

________________________________________________________________________________________________________________

by the way, walaupun saya kait2kan, tapi saya belum ada rencana untuk menyumbangkan buku ini ke perpus EQ. Jadi tulisan ini intinya hanya:

p a m e r

wkwkwkwkwk…

~ by ianthehedonist on July 31, 2009.

7 Responses to “Hunting Buku di Hari Rabu (ikut2an mas Nambrot bikin judul yang nge-rhyme)”

  1. tukang pamer! hahhhhhahaha

  2. hidup nge-rhyme…

    btw, saya juga lagi krisis membaca, nih..

  3. kemajuan deeehhh, beli buku sendiri, biasanya minjem bukan :p

    ice chocolate di dunkin, enak gak?hehe

  4. mending baca jurnal..hahahaha

  5. hahaha…
    pamer tenan…

    aku yo lagi pamer koq yan..
    cek tkp gan..

  6. wah biasa wae..
    apik an sempu.wkwkwkwk

    btw,
    keren yan..

    ntar critain yaaa..
    80% knowledge saya berasal dari mendengar dan melihat, sisanya membaca.wkwkwk

  7. blog walking..

Leave a Reply